Article: Orion Siap Jelajahi Bulan dan Mars

Era pesawat ulang alik Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) alias NASA memang menjelang berakhir. Namun, tentu saja, program jelajah alam semesta Paman Sam tak lantas berhenti begitu saja.

Beberapa waktu lalu, NASA telah memperkenalkan kapsul antariksa berawak Orion. Kapsul itu akan menjalani serangkaian percobaan sebagai persiapan untuk melakukan uji terbang pertamanya pada 2013.

Kontraktor utama Orion, perusahaan antariksa Lockheed Martin, telah merilis prototipe pesawat antariksa itu dan pusat uji coba yang luas di dekat Denver, Colorado, pada Senin (21/3) silam. Pusat uji coba bernama Pusat Simulasi Operasi Antariksa (SOSC) milik Lockheed itu dibangun dengan dana USD35 juta dan memiliki luas 3.809 m2. Di fasilitas ini, Orion akan menjalani sejumlah ujian termasuk uji sistem navigasinya, jarak, penurunan dan pendaratan, di antara ujian lainnya.

“Lockheed Martin membuat fasilitas ini untuk mengembangkan dan menguji sistem pesawat antariksa, yang lebih lanjut mendemonstrasikan komitmen kami untuk memperbaiki keselamatan dan kemampuan yang lebih maju bagi pesawat antariksa berawak AS,” tutur John Karas, wakil presiden dan general manager program penerbangan antariksa berawak Lockheed, dalam pernyataan yang dikutip space.com.

Orion awalnya dimaksudkan untuk membawa manusia ke bulan dan dirancang untuk meluncur bersama roket Ares I milik NASA. Dia juga akan menjadi pengganti pesawat ulang alik yang tahun ini dipensiunkan ketiga-tiganya—Discovery, Endeavour dan Atlantis—setelah 30 tahun berkelana.

Namun, proyek yang awalnya diberi nama Constellation yang berbandrol USD100 miliar di bawah kepemimpinan Presiden George W Bush ini nyaris tidak terwujud setelah tahun lalu pengganti Bush, Barack Obama membatalkan proyek ini. Obama justru memerintahkan dikembangkannya rencana baru yang lebih mengutamakan jelajah asteroid dan Mars.

Namun, dua bulan kemudian, Obama memulai kembali sebagian proyek itu. Pejabat pemerintah memaparkan, proyek itu akan menjadi kendaraan untuk transportasi manusia ke dan dari Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Sementara, NASA sudah memiliki rencana lebih jauh lagi untuk proyek yang akhirnya diberi nama Orion itu.

Kapsul antariksa ini akan memiliki peran yang lebih banyak dalam penjelajahan luar antariksa. Salah satunya adalah mengirimkan kapsul itu ke asteroid, dalam misi berawak bernama Plymouth Rock, paling cepat pada 2019. Lockheed juga mengembangkan beberapa skenario termasuk membawa Orion ke misi berawak ke Mars, misi ke Lagrangian Point di bulan dan perjalanan ke bulan-bulan Mars dengan misi robotik di permukaan Planet Merah.

“Orion akan berevolusi dari apa yang dulunya bernama program Constellation menjadi bagian kendaraan berawak multiguna,” papar juru bicara NASA Bob Jacobs dikutip Daily Mail.

Orion memiliki rancangan berbeda dari pesawat ulang alik yang digunakan sebelumnya oleh NASA. Dia berbentuk mirip permen dengan diameter sekitar 5 meter. Begitu kembali ke Bumi, mereka akan mencebur ke laut seperti kapsul Mercury dan Apollo, bukan mendarat di landas pacu seperti Discovery, Endeavour atau Atlantis.

Orion awalnya dirancang untuk membawa empat astronot ke bulan atau enam astronot ke orbit rendah Bumi, namun, NASA kemudian menguranginya menjadi empat orang saja.

NASA telah melakukan beberapa tes terhadap desain Orion. Pada Mei 2010, sistem gagal luncur—menara jalan keluar dengan pendorong roket yang dirancang untuk membebaskan kapsul saat terjadi kondisi darurat peluncuran. Pada Juli lalu, Orion lulus kajian keselamatan Tahap 1 Syarat Rating Manusia NASA—pemeriksaan ketat untuk memastikan bahwa kapsul itu aman untuk membawa manusia.

Tes di Colorado dilakukan berdasarkan tes sebelumnya. Ini membantu memvalidasi kemampuan Orion menghadapi lingkungan antariksa yang berat menjelang tes penerbangan orbit pertamanya pada 2013 dan dimulainya penerbangan operasionalnya pada 2016. Di fasilitas SOSC itu, para teknisi akan menaksir teknologi navigasi dan berlabuh prototipe Orion, juga aspek-aspek jarak, pertemuan, pencitraan, penurunan dan sistem pendaratan. Setelah tes di Colorado, Lockheed akan membawa kapsul Orion ke  Virginia untuk menjalani tes pendaratan di air.

Photo Courtesy: Science Daily

 

 

About alvinpirlo

I am everything as I am
This entry was posted in Article and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s