Article: Khadafi, Pemimpin Aneh yang Cerdik

Pemimpin Libya Muammar Khadafi adalah salah satu pemimpin dunia yang memiliki gaya tersendiri. Dia keras, unik dan sering membuat kaget siapa pun yang baru mengenalnya.

Masih lekat di benak Jonathan Mann, reporter CNN, saat kali pertama bertemu Khadafi pada 2005. Pertemuan itu benar-benar sulit hilang dari benaknya karena saat itulah dia menyadari bahwa pria yang hampir 42 tahun berkuasa itu adalah sosok yang aneh.

Saat wawancara, tiba-tiba Khadafi mengancam akan menggugat Mann karena menanyakan soal demokrasi di Libya.

“Kalau kamu atau orang lain bilang bahwa Libya itu tidak demokratis, maka itu akan dianggap sebagai penghinaan,” ujar Khadafi saat itu. “Kita akan ke pengadilan untuk mengembalikan kehormatan akibat penghinaan itu.”

Itu bukan kali pertama Khadafi berang perihal demokrasi di negaranya. Pada 2006, dia juga pernah “marah-marah” karena disinggung-singgung perihal itu. “Tidak ada negara lain di dunia ini yang menerapkan demokrasi selain Libya,” tandas pimpinan berusia 64 tahun ini dan menyebut demokrasi Barat “palsu” dan “konyol” dalam sebuah hubungan video via satelit.

Bagi Khadafi, tak ada sistem yang lebih baik daripada sistem Jamahiriya atau negara massa. Menurut dia, sistem itu memberikan kesempatan mendasar bagi rakyatnya di Libya untuk mengungkapkan pandangan mereka di “kongres rakyat.” Sistem itu dia kembangkan pada 1977. Sistem itu berarti bahwa kekuasaan dipegang ribuan komisi rakyat. Filosofi politiknya dia tulis dalam sebuah buku, Buku Hijau (Green Book), yang berisi alternatif bagi sosialisme dan kapitalisme yang dikombinasikan dengan aspek Islam.

Bukan hanya ancaman gugatan itu saja yang mengagetkan Mann. Situasi wawancara itu juga membuatnya cukup terkesan. Wawancara itu tidak digelar di sebuah ruangan besar, berkursi besar dengan interior ruangan yang mewah. Saat itu, dia duduk berhadapan dengan Khadafi di dalam tendanya di Tripoli. Tenda itu terdiri dari sebuah kamar yang dibuat dari berbagai macam kain di tengah kompleks yang dijaga ketat. Mereka duduk di atas mebel kebun plastik yang dibersihkan dengan tangan oleh seorang pria berseragam, sementara di luar tenda, terlihat seekor kambing sedang merumput.

Khadafi memang terkenal dengan perilakunya yang aneh, pengawal perempuan dan ide aneh seperti menghapus Swiss. Di sekitar pemimpin Libya itu hanya ada sedikit pengawal pria. Namun, meski dengan perlindungan orang-orang ini, sikap Khadafi membuat sulit untuk memahami bagaimana dia bisa bertahan di tumpuk kuasa selama hampir 42 tahun.

Dalam ingatan Mann, Khadafi tampak tidak terlalu tegas. Dia terlihat malas dan matanya, meski ditutupi kacamata hitam, tampaknya tidak fokus. Dia menggunakan raket serangka untuk mengusir serangga meskipun tak ada serangga di sekitarnya. Jawabannya—melalui penerjemah—terdengar melantur.

Dalam kabel diplomatik rahasia yang dibocorkan WikiLeaks, diplomat Amerika Serikat (AS) menggambarkan Khadafi sebagai sosok yang terlalu cemas terhadap kesehatannya yang takut terbang di atas air. Dia juga sosok yang taat beribadah, selalu berpuasa setiap Senin dan Kamis. Kabel itu juga menyebutkan, dia adalah penggemar berat balap kuda dan dansa flamenco yang pernah memberikan titel kepada dirinya sebagai “Raja Kebudayaan”. Kabel itu juga melaporkan, kemana pun pria berusia 68 tahun itu pergi, dia selalu dikawal seorang gadis “pirang yang luar biasa cantik”, yang merupakan anggota perawat Ukrainanya.

Khadafi juga suka catur. Pada Maret 2004, FIDE, badan dunia catur, mengumumkan pemimpin Libya itu menyediakan hadiah uang bagi pemenang Kejuaraan Dunia Catur pada Juni-Juli 2004 yang digelar di Tripoli.

Pada November 2002, Khadafi menyelenggarakan kontes kecantikan Miss Net World, yang pertama bagi Libya dan yang pertama bagi dunia untuk ajang kontes ratu-ratuan yang diselenggarakan di Internet.

Pada 2008, sebelum mengunjungi Libya, Condoleezza Rice—menteri luar negeri pertama AS yang berkunjung ke negara itu sejak 1953, kedutaan besar AS di Tripoli berusaha menekankan sisi positif. Tapi, dalam kabel kepada Rice, kedutaan memperingatkan bahwa Khadafi itu “luar biasa aneh” dan menghindari kontak mata. Jika bertemu maka akan banyak sekali periode diam yang tidak membuat nyaman. Tapi, dia adalah seorang konsumen berita yang besar.

“Seorang intelektual dan filosof bergaya,” ungkap kabel itu kepada Rice. “Dia sudah mengantisipasi selama beberapa tahun untuk mendapatkan peluang berbagi pandangannya tentang masalah dunia dengan Anda.”

Si Cerdik yang Mempertahankan Kuasa

Meski pun punya segudang sikap dan perilaku yang bisa dianggap aneh, Khadafi membuktikan diri sebagai salah satu pemimpin yang tak takut pada ancaman dari mana pun, bahkan dari rakyatnya sendiri. Dia menegaskan tak akan mundur dari jabatannya dan memilih menjadi martir. Pertanyaannya selanjutnya adalah: bagaimana Khadafi mempertanahkan kekuasaannya?

Penulis Kenneth Timmerman, yang pernah bertemu dengannya juga mendapat kesan bahwa Khadafi mempertahankan kekuasaannya dengan kecerdasannya. “Dia pemain yang sangat, sangat terampil,” ujar Timmerman. “Dia memecah negara, menakhlukkan kelompok-kelompok kecil. Dia tetap menjaga suku-suku saling berkelahi satu sama lain dan sampai saat ini, dia masih mendistribusikan hasil penjualan minyak kepada rakyat.”

Saat ini Libya tengah menghadapi huru hara. Dulu, negara itu berada dalam transisi, sebuah negara kasar yang berusaha menyelematkan diri. Ditekan sanksi internasional, Libya melepaskan dukungan bagi kelompok teroris, menyerahkan senjata pemusnah massal kepada Barat dan berusaha membuka kembali perekonomiannya.

Kepada Mann, Khadafi mengaku marah karena Libya tak pernah mendapatkan imbalan sebagaimana diharapkan dengan langkah-langkah itu, yaitu kepercayaan AS dan investasi. Salah satu faktornya adalah perhatian Washington beralih ke perang Irak dan Afghanistan.

Namun, faktor utamanya adalah karena tak satupun presiden atau politikus Amerika yang mau merangkul pria yang pernah disebut Ronald Reagan sebagai anjing gila itu.

Di mata dunia, reputasi Khadafi cukup baik, terutama di Afika dan Timur Tengah. Dia dianggap sebagai salah satu pemimpin paling moderat dan bertanggung jawab di dunia Arab. Khadafi membantu mengupayakan penyelesaian konflik Israel-Palestina dengan membuat konsep solusi negara tunggal ‘Israetine’—kombinasi Israel dan Palestina. Khadafi dikenal sebagai pendukung Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Angkatan Bersenjata Republik Irlandia (IRA).

Dia juga muncul sebagai seorang pemimpin Afrika yang populer. Dia berteman baik Nelson Mandela dan pemimpin terkemuka Afrika lainnya. Dia dipandang sebagai sosok humanis dan negarawan arif yang telah mengalami berbagai macam perjuangan selama hidup.

Di dalam negeri, Khadafi menunjukkan diri sebagai pemandu spiritual negara. Namun, dengan semakin menuanya usia Khadafi, kolonel itu diperkirakan sedang mempersiapkan transisi. Belum jelas siapa yang akan menggantikannya.

Kondisi saat ini membuat rakyat Libya bingung. Banyak hal berubah dan mereka merasa tidak mendapatkan apapun dari kekayaan Libya dengan buruknya layanan publik dan korupsi yang meraja lela. “Mereka sangat mengkhawatirkan efek perubahan yang dapat mengesampingkan kekuasaan mereka. Tapi, di saat yang sama, mereka sadar harus melakukan sesuatu. Itu sebabnya semua jadi sangat, sangat, sangat lambat,” papar Saad Djebbar.

Dalam rencana negara atau perusahaan bagi Libya, Muammar Khadafi adalah wildcard, elemen yang tidak bisa diperkirakan. Dan, dia akan tetap begitu.

Printed version available on Friday, February 25th, 2001
Photo Courtesy: AFP/HASSAN AMMAR

About alvinpirlo

I am everything as I am
This entry was posted in Article and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s